Showing posts with label Kriminalitas. Show all posts
Showing posts with label Kriminalitas. Show all posts

7 ORANG TERKENAL YANG ORGANNYA DICURI SETELAH MATI

Posted by Unknown


Pencurian organ tidak hanya melanda manusia korban perdagangan orang. Namun ternyata jauh sebelum itu, banyak orang terkenal yang organ-organnya dicuri untuk kemudian dikoleksi. Organ-organ mereka dicuri setelah mati. Siapa saja mereka?

Berikut 7 orang terkenal yang organnya dicuri seperti dilansir dari TIME:
Tulang Santa Nicholas
Saat Abad Pertengahan, bagian tubuh orang-orang suci menarik peziarah dari dunia Kristen karena keyakinannya untuk menunjukkan mukjizat. Nah, relik alias bagian tubuh purba dari orang terkenal itu hanya dimiliki beberapa wilayah yang bisa menjadikannya sapi perahan, maka wilayah lain pun iri dan membayar geng pencuri untuk mencuri relik itu.

Kasus yang terkenal adalah pencurian bagian tubuh Santa Nicholas, yang menjadi model rekaan dari Santa Claus. Kerangka Santa Nicholas disebutkan memancarkan bau yang wangi, dan hal itu dinilai sangat berharga.

Tahun 1087, Bari, salah satu kota di Italia mempekerjakan orang, versi lain menyebutkan bajak laut, untuk mencuri tulang Santa Nicholas itu dari Myra, suatu kota di Turki. Nah, pencurian tulang-tulang Santa itu masih dirayakan di Bari dengan perayaan tahunan dengan parade dan kembang api.

Tulang Geronimo
Pahlawan suku Indian Apache sekaligus musuh yang paling ditakuti Amerika dan Meksiko saat itu, Geronimo, selalu luput dari kejaran musuh yang menjajah tanah yang ditempati sukunya selama 30 tahun sebelum akhirnya ditangkap pada tahun 1886. Geronimo wafat dalam pengasingan karena penyakit pneumonia tahun 1909.

Setelah gugur pun, Geronimo seperti tidak diperkenankan istirahat dengan damai. Pada 1909, 6 anggota kelompok rahasia Yale's Skull and Bones, termasuk Prescott Bush, kakek dari Presiden AS ke-46 George W Bush, menggali makam Geronimo yang terletak di komplek pemakaman tahanan perang suku Indian Apache di Fort Sill, Oklahoma.

Nah, tahun 2006 peneliti asal New Haven, Marc Wortman menemukan surat dari salah satu anggota Skull and Bones, Winter Mead kepada anggota yang lain F Trubee Davison yang berbunyi demikian:

"Kerangka Geronimo The Terrible yang berharga, telah digali dari makamnya di Fort Sill oleh klub Anda.. sekarang aman dalam makam dan tulangnya bersama dengan tulang pahanya, tali kekang dan pelana tanduknya".

Kata 'makam' yang kedua dalam kalimat itu diduga adalah markas organisasi rahasia itu yang terdiri dari batu bata merah yang terletak di New Haven. F Trubee Davison adalah mantan Direktur Personalia CIA dan Presiden American Natural History.

Keturunan Geronimo sampai mengirim surat pada Presiden George W Bush, meminta bantuan agar tulang belulang Geronimo dikembalikan ke tempatnya.

Bahkan pada tahun 2009, keturunan Geronimo dibantu pengacara yang juga mantan pejabat di Kejaksaan Agung dan Kementerian Kehakiman AS, Ramsey Clark menggugat pihak-pihak yang bertanggung jawab, termasuk Presiden AS Barack Obama, untuk mengembalikan tulang-tulang Geronimo. Namun sayang, gugatan itu mental karena pihak Fort Sill dengan tegas menyatakan cerita itu hoax alias bohong belaka.

"Tidak ada bukti yang mengindikasikan tulang-tulang Geronimo berserakan melainkan di dalam kuburan itu," kata kepala pemakaman Jeff Houser, seperti dilansir New York Times.

Jantung Anne Boleyn
Henry VIII bercerai dengan istri pertamanya, dia kemudian menikahi perempuan yang lebih cerdas dan modern, Anne Boleyn. Karena tak kunjung dikaruniai anak laki-laki, Henry pun frustasi dan berpikir pernikahannya dengan Boleyn. Boleyn hanya memberikan Henry seorang putri dan bolak-balik keguguran.

Sang Raja kemudian menuduh Boleyn berselingkuh dengan rakyat biasa termasuk dengan saudara Henry sendiri. Boleyn kemudian segera ditahan dan dipenggal di Tower of London pada tahun 1536. Kemudian sang raja meminta jantung Boleyn diambil.

Henry kemudian menyimpan jantung Boleyn dalam kotak berbentuk hati, yang diletakkannya secara rahasia di ceruk gereja di Suffolk. Jantung itu kemudian ditemukan kembali 300 tahun kemudian, alias pada 1836 dan dikuburkan kembali di bawah gereja itu.

Otak Benito Mussolini
Tahun 1966, 21 tahun setelah Benito Mussolini dieksekusi, Amerika Serikat (AS) memberikan bagian otak Mussolini kepada jandanya, Rachele Mussolini. Dalam catatan Rachele, dia menulis dengan ngeri bahwa dirinya menemukan AS telah 'mengambil separuh otaknya' dan menjelaskan bahwa AS harus mengetahui 'apa yang membuat seseorang menjadi diktator'.

Keluarga terkejut saat AS mengambil sebagian otaknya, tidak saja sebagai obyek penelitian namun juga piala yang mengerikan. 43 Tahun kemudian, cucu Mussolini, Alesandra Mussolini yang duduk di parlemen Eropa, memberitahu polisi bahwa seseorang menjual botol kaca di mana tersisa otak dan darah Mussolini di e-Bay dengan harga 15 Euro. e-Bay kemudian langsung menghapus daftar penjualan ini.

Jasad Thomas Paine
Thomas Paine, pendebat ulung dalam sejarah, pahlawan dari Revolusi AS dan Prancis serta orang pertama yang menulis 'United States of America', meninggal dalam keadaan mabuk dan miskin di Manhattan.

Hanya 6 orang yang menghadiri pemakamannya yang kemudian diwujudkan dalam puisi berrima:

Poor Tom Paine! There he lies/ Malangnya Tom Paine! Di sana dia terbaring Nobody laughs and nobody cries/ Tidak ada yang tertawa dan tiada yang menangisi Where he has gone or how he fares/ Ke mana dia pergi dan bagaimana Nobody knows and nobody cares/ Tak ada yang tahu dan tak ada yang peduli.

Bahkan setelah meninggal, Paine tidak bisa 'beristirahat'. 10 Tahun kemudian, seorang jurnalis dan pengagum Paine, William Cobbet, menggali makamnya dan mengambil jasadnya untuk kemudian dikapalkan ke Inggris. Cobbet berharap dia bisa membangun makam yang layak bagi Paine.

Cobbet tak kunjung memiliki uang, jadi jasad Paine tetap tersimpan di loteng Cobbet. Sampai kematian Cobbet, jasad Paine menghilang. Ada yang mengatakan tulang belulang itu menjadi tombol. Di tahun 1930, seorang perempuan Brighton mengklaim memiliki tulang rahang Paine. Malangnya Tom Paine!

Penis Napoleon Bonaparte
Dokter yang melakukan autopsi pada Napoleon pada 1821 diduga memotong penisnya dan memberikannya pada pendeta di Pulau Corsica. Penis itu, yang semestinya tidak pantas untuk diawetkan, telah dibuat bahan perbandingan selama bertahun-tahun dengan selembar kulit, belut dan dendeng sapi.

Pada tahun 1927 saat penis itu dipamerkan di Manhattan, New York, TIME menyaksikannya. Tahun 1977, seorang urolog New Jersey membelinya seharga US$ 3 ribu dan menyimpannya di bawah tempat tidur sampai dia meninggal 30 tahun kemudian.

Putri sang urolog mewarisi penis Napoleon itu dan menawarkannya sekitar US$ 100 ribu alias Rp 1 miliar.

Telapak Kaki Franciscus Xaverius
Pada abad ke-16, Santa Franciscus Xaverius menghabiskan banyak waktunya dengan berjalan kaki, menyebarkan agama Kristen ke Italia, Prancis, Spanyol, Malaysia, Jepang, Sri Lanka dan India. Santa Francis Xavier meninggal di laut dalam perjalanannya ke China.

Ketika sekelompok orang Kristiani menggali kuburnya beberapa bulan kemudian, mereka kaget bahwa jasadnya masih utuh. Dalam pameran jasad tubuh manusia di Goa, India, seorang perempuan berkebangsaan Portugis menggigit kaki Francis Xavier yang besar itu.

Tak dinyana, darah muncrat dari kaki itu. Perempuan itu kemudian ditangkap saat warga membuntuti jejak darah yang berceceran hingga ke rumahnya.
 
 
More about7 ORANG TERKENAL YANG ORGANNYA DICURI SETELAH MATI

Sebetulnya, Geng Motor Anak Siapa?

Posted by Unknown



Malam telah larut. Namun kawasan Ringroad sepanjang Jalan Ngumban Surbakti hingga Jalan Gagak Hitam, Medan Sunggal masih ramai dengan para remaja nongkrong di atas sadel sepedamotor yang parkir di tepi jalan. Beberapa di antara remaja konvoi dengan sepedamotor masing-masing.

Bila mereka tertib, tidak menjadi masalah. Dalam beberapa kasus, kelompok bersepedamotor dikabarkan sering mengganggu ketentraman warga. Tidak sekadar mengganggu ketentraman, namun bebarapa waktu lalu aksi mereka brutal: menganiaya, merusak mobil hingga membakar pos polisi.

Aparat kepolisian terus melakukan razia di tempat tertentu dan hari-hari tertentu. Beberapa pelakunya tertangkap. Ratusan personel disebar untuk memburu aksi brutal kelompok bersepeda motor. Hasil pemeriksaan terhadap lebih 200 anggota kelompok bersepedamotor yang ditangkap, rata-rata mereka tanpa dokumen dan perlengkapan kendaraan.

Polresta Medan pernah mendeteksi, di Medan terdapat 12 lokasi keberadaan geng sepedamotor, di antaranya kawasan Ring road, Jalan Setia Budi Pasar VI, Simpang KFC Simalingkar, Jalan Dr Mansur, Jalan Kelambir V, Jalan Ngumban Surbakti, SPBU Rajawali Jalan Gatot Subroto, Jalan Sei Serayu, Jalan Nilam Simalingkar dan Simpang Selayang.

Mereka berbeda dari klub sepedamotor resmi yang memiliki organisasi dan program yang positif dan jelas. Sementara kelompok bersepedamotor yang sering membuat onar di jalan, cenderung tanpa bentuk yang jelas. Kegiatan mereka suka-suka dan berkonvoi tanpa tujuan. Kemudian nama-nama kelompok mereka pun seram-seram dan unik. Sebutlah misalnya, NKB (Nekat Kami Bang), GBU (Gembel Banyak Utang) atau KBS Medan (Kumpulan Bocah Sadis).

Dari pengakuan para anggota kelompok bersepedamotor yang diamankan polisi diketahui mayoritas anggota kelompok bersepedamotor ini adalah pelajar. Mereka direkrut dari berbagai sekolah dan di antara ketuanya, berstatus mahasiswa. Fakta lain, mereka mengaku berkelompok dan konvoi sepedamotor hanya karena merasa bangga, gaya-gayaan untuk mendapat perhatian dan mendapatkan rasa nyaman dalam perlindungan komunitasnya.

Karena itulah selain tindakan tegas dengan melakukan razia di jalan, Polresta Medan melakukan pencegahan agar aksi anarki kelompok bersepedamotor tidak meluas, dengan melakukan penyuluhan ke sekolah-sekolah.

Anak Siapa?

Terpisah dari upaya kepolisian, mengingat anggota kelompok bersepedamotor masih remaja belia, sangat pantas mempertanyakan, ’anggota geng sepedamotor anak siapa?’. Berbeda dengan anak jalanan yang hidup menggelandang dan sulit menelusuri keluarga mereka, kelompok bersepedamotor pastilah memiliki rumah dan keluarga. Sepedamotor yang mereka pakai berkonvoi di jalan tanpa tujuan itu, merupakan pemberian orangtua.

Pertanyaannya, mengapa orangtua tidak peduli dengan keterlambatan anak mereka yang mengendarai sepedamotor, pulang ke rumah. Dalam konteks ini, para orangtua sebenarnya memiliki andil dalam rangka melakukan pengawasan terhadap kelompok geng sepedamotor yang jangan-jangan satu di antaranya anak mereka.

Karena itulah orangtua sebenarnya bisa berperan menasihati anak agar tidak ikut-ikutan kelompok geng sepedamotor yang kerap membuat onar di jalan.

Fenomena geng sepedamotor anarkis yang melibatkan para pelajar merupakan bentuk kenakalan remaja. Mereka merasa mendapat identitas diri sebagai jagoan saat melakukan tindak kekerasan. Karena itu yang diperlukan adalah kontrol dan pengarahan orangtua untuk selalu mengarahkan anak agar berada pada jalan yang benar.

Karena itulah, penyelesaian fenomena kelompok geng motor lebih tepat didekati sebagai masalah sosial, bahkan masalah keluarga. Sementara di sekolah, para pelajar itu tidak cukup hanya diajari mata pelajaran semata tapi juga membutuhkan sesuatu yang lebih dari itu, yakni moral dan etika.

sumber
More aboutSebetulnya, Geng Motor Anak Siapa?

Cabuli Lima Bocah, Pastor Divonis 330 Tahun

Posted by Unknown


Oscar D Perez

WASHINGTON - Seorang pastor di Amerika Serikat divonis hukuman penjara 330 tahun. Ia dinyatakan bersalah atas tuduhan pelecehan seksual terhadap lima orang anak usia 9-15 tahun.

Dalam sidang yang digelar pengadilan California, Jumat (14/9/2012), terpidana Oscar D Perez terbukti melakukan tindakan cabul itu di apartemennya di Los Angeles.

Pelecehan seksual itu terjadi antara 2007 hingga 2011. Perez merupakan seorang pastor di Gereja Episcopal Laguna Hills. Ia membina hubungan baik dengan keluarga jamaah.

Ia juga merekrut anak-anak untuk terlibat dalam pelayanan gereja. Seiring dengan itu, ia kerap mengajak anak-anak itu ke apartemennya.

Tindakan bejatnya terungkap ketika salah satu korban melapor kepada orangtuanya. Empat korban lainnya kemudian menyusul melakukan laporan.

sumber
More aboutCabuli Lima Bocah, Pastor Divonis 330 Tahun

10 Pembunuh Paling Sadis dari Kalangan Keluarga Mafia

Posted by Unknown

Mafia muncul pada pertengahan abad kesembilan belas di Sisilia. Mafia Amerika muncul dari cabang dari Mafia ini, didorong oleh gelombang imigrasi Italia pada abad kesembilan belas.
Untuk mendukung asosiasi Mafia, pembunuhan diperlukan untuk menakut-nakuti (meneror) juga untuk membungkam ataupun mengancam seseorang yang terlibat dengan pengadilan anggota mafiaagar ada pengurangan bahkan pembatalan hukuman 
Kadang-kadang pembunuhan disebabkan oleh balas dendam atau karena perbedaan pendapat sederhana. 
Pembunuhan menjadi profesi dalam mafia;Anggota yang berprofesi sebagai Pembunuh (hitmen) biasanya mempunyai kemampuan di atas rata - rata anggota lainnya. 
Perencanaan, pelaksanaan dan pembuangan sisa-sisa (penghilangan mayat) adalah bagian dari keahlian tambahan bagi pembunuh bayaran yang terampil. 
Meskipun mereka mempunyai skill yang hebat, keahlian yang sistematis. Namun sebagian besar dari mereka menemui akhir yang cukup tragis di akhir karir mereka. Baik terbunuh ataupun menghabiskan sisa hidupnya di penjara.Dalam daftar ini saya juga menyertakan nama dari perkumpulan mafia dan anggota yang direkrutnya.

10. Joseph “The Animal” Barboza
Barboza terkenal karena menjadi salah satu pembunuh bayaran paling ditakuti selama tahun 1960, ia diyakini telah menewaskan lebih dari 26 orang.
dia memperoleh julukan selama insiden di klub malam ketika dia menggigit dagu seorang pria sampai putus setelah perselisihan.Untuk sementara dia mengejar karir sebagai petinju, memenangkan 8 dari 12 pertandingan dibawah moniker "The Baron." Meskipun ada beberapa upaya untuk menjalani hidupnya yang legal namun dia akan selalu kembali ke kejahatan. 
Pada tahun 1950 dia menjalani hukuman 5 tahun di Massachusetts Institute Pemasyarakatan, di mana ia menyerang penjaga dan narapidana lainnya pada berbagai kesempatan. 3 tahun di penjara dia melarikan diri dengan sesama narapidana, namun segera ditangkap kembali. 
Setelah dibebaskan, dia terlibat dengan gangster besar dan mulai petualangan hitamnya sendiri. Waktu itu dia juga mulai bekerja sebagai pembunuh bayaran pertama untuk Keluarga Penjahat Patriarca. 
Selama bertahun-tahun jumlah korbannya bertambah, seperti yang dilakukan reputasinya sebagai pembunuh bayaran. Senjata pembunuh yang disukainya adalah pistol dengan peredam, meskipun diperkirakan ia juga bereksperimen dengan bom mobil. 
Barboza segera menjadi sosok yang kuat dan dihormati di dunia kriminal, namun ruam kepribadian dan reputasi kekerasan segera membuat banyak musuh berbahaya. 
Setelah dipenjara atas tuduhan pembunuhan, dia mengetahui bahwa teman-teman lamanya merencanakan untuk membunuhnya. 
Dia setuju untuk bersaksi melawan bos mafia Raymond Patriarca, sebagai imbalan atas perlindungan oleh FBI. Setelah hidup dalam program perlindungan saksi untuk beberapa waktu, musuh-musuhnya akhirnya berhasil mengakap dia. Pada tahun 1976, ia disergap di luar rumahnya dan langsung tewas oleh ditembak. 


9. “Crazy” Joe Gallo
Joseph Gallo adalah Anggota mafia yang terkenal dari keluarga mafia Profaci, yang berbasis di New York. Dia membunuh tanpa sebab dan dianggap terlibat dalam banyak kontrak pembunuhan atas perintah bos Joe Profaci. Ironisnya julukannya tidak ada hubungannya dengan reputasi pembunuhnya. 
Banyak gangster menjulukinya "Gila" karena kebiasaannya membaca baris dialog dari film-film gangster dan meniru karakter mafia fiktif. 
Reputasinya melonjak pada tahun 1957 ketika ia dicurigai (meskipun tidak pernah terbukti) menjadi orang-orang bersenjata dalam pembunuhan massa kuat bos Albert Anastasia. 
Gallo kemudian memimpin sebuah geng dalam upaya untuk menggulingkan pemimpin keluarga Profaci, Joseph Profaci. Upaya itu tidak berhasil dan banyak teman dan kerabatnya secara sistematis dibunuh oleh anak buah Profaci. 
Situasi makin buruk bagi Gallo, pada tahun 1961 dia dihukum atas tuduhan pemerasan selama 10 tahun penjara. 
Saat di penjara dia mencoba untuk membunuh sesama narapidana dengan mengundang mereka secara sopan ke dalam sel dan kemudian memberi mereka makanan dicampur dengan strychnine. Dia dibebaskan setelah menjalani 8 tahun hukumannya. 
Setelah dibebaskan, Gallo bertekad untuk mengambil alih Joe Kolombo sebagai pemimpin keluarga mafia Kolombo. 
Pada tahun 1971 sebuah gangster Afrika-Amerika menembak Kolombo 3 kali di kepala atas perintah Gallo.Namun, Gallo akan segera bertemu dengan akhir tragisnya. Pada tahun 1972 ketika ia sedang makan di sebuah restoran seafood dengan keluarga dan pengawalnya, seorang pria bersenjata gunshot melalui pintu belakang menembak Gallo lima kali di dada. Dia terhuyung-huyung ke jalan dan roboh mati.
Tersangka utama pembunuhan itu diduga adalah Carlo Gambino, yang diduga memerintahkan pembunuhan itu sebagai balas dendam karena pembunuhan temannya, Joe Kolombo. 

8. Giovanni Brusca
Giovanni Brusca sangat terkenal sebagai salah satu anggota paling kejam dan sadis dalam sejarah Mafia Sisilia. Dia mengklaim telah membunuh lebih dari 200 orang, meskipun angka ini tampaknya tidak mungkin dan pihak berwenang belum banyak mengungkap. 
Brusca dibesarkan di Palermo, Italia dan mulai bergaul dengan tokoh-tokoh dunia dari usia muda. Dia akhirnya menjadi anggota sebuah "pasukan kematian", yang menyelesaikan pembunuhan atas perintah bos Salvatore Riina. 
Brusca berpartisipasi dalam pembunuhan jaksa anti-Mafia Giovanni Falcone tahun 1992. Sebuah bom besar dengan berat hampir setengah ton ditempatkan di bawah jalan tol di Palermo. 
Ketika mobil Falcone lewat, Brusca meledakkan bom itu, disamping membunuh Falcone banyak warga sipil ikut menjadi korban ledakan yang dasyat tersebut. Ledakan itu begitu besar membuat sebuah lubang besar di jalan dan terekam pada monitor gempa lokal. 
Segera setelah itu Brusca menghadapi masalah, mantan temannya bernama Giuseppe di Matteo yang juga informan menginformasikan bahwa dia terlibat pembunuhan Falcone. 
Untuk membungkam Di Matteo, Brusca anaknya 11 tahun, dan mulai menyiksanya selama 2 tahun. 
Dia juga mengirim foto-foto mengerikan dari anak yang disiksa pada Di Matteo, menuntut agar dia menarik kesaksiannya. Akhirnya anak itu dicekik dengan garrote dan tubuhnya dilarutkan dalam asam untuk menghilangkan bukti. 
Brusca dijatuhi hukuman penjara seumur hidup namun berhasil melarikan diri, dan melanjutkan aktivitas di kejahatan terorganisir. Pihak berwenang akhirnya menangkap dia di sebuah rumah kecil di pedesaan Sisilia. 
Para petugas yang menangkapnya mengenakan topeng ski untuk menyamarkan identitas mereka dari Mafia, menghindari serangan balasan yang umum dari mafia. 
Dia didakwa dan dihukum dengan banyak pembunuhan , di atas kalimat pembunuhan yang dia terima secara in absentia dan saat ini dalam penjara di mana ia akan tetap untuk sisa hari-harinya. 

7. John Scalise
John Scalise menjabat sebagai salah satu orang pembunuh utama Al Capone selama era larangan miras tahun 1930-an dan '40an. Ketika dia berusia dua puluh tahun dia kehilangan mata kanannya dalam pertarungan pisau, yang kemudian diganti dengan kaca mata satu. 
Setelah itu, Scalise memperkuat hubungan massa dan mulai menerima kontrak pembunuhan dari persaudaraan Gennas. Dia kemudian diam-diam membelot ke Chicago outfit dan kontrak menerima kontrak dari Al Capone. 
Scalise juga menjalani hukuman penjara 14 tahun untuk pembunuhan waktu itu, dan dia dilaporkan memukuli beberapa narapidana sampai parah. 
Dia mungkin adalah yang paling terkenal karena menjadi tersangka dalam Pembantaian Hari St terkenal Valentine, ketika tujuh orang berbaris dinding dan diberondong dengan brutal oleh gangster berpakaian perwira polisi.Scalise ditangkap dan didakwa dengan pembunuhan, meskipun ia dinyatakan tidak bersalah karena kurangnya bukti. 
Setelah kejadian itu, Capone mendengar rumor bahwa Scalise dan 2 pembunuh bayaran lainnya terlibat dalam komplotan untuk menggulingkan kepemimpinannya. Dia menjawab rumor itu dengan mengundang mereka dalam pesta pribadi sebelum memukuli ketiganya sampai hampir mati dengan tongkat baseball, sampai penegak hukum turun tangan menyelesaikan pekerjaannya dengan pistol. 


6. Tommy DeSimone
Tommy DeSimone dikenal dalam penggambaran oleh aktor Joe Pesci pada filem tahun 1990 berjudul "Goodfellas.", digambarkan dalam film DeSimone sebagai seorang pria kecil,namun dalam kenyataan DeSimone besar,kekar,tinggi sekitar 2 meter dan berat 225 pond. 
Dia terbukti telah menewaskan sedikitnya 6 orang secara pribadi, meskipun total diperkirakan lebih dari 11.dIa digambarkan oleh informan Henry Hill sebagai "psikopat sejati" 
DeSimone melakukan pembunuhan pertamanya pada tahun 1968, saat berjalan di jalan dengan Henry Hill ia melihat seorang pria tak dikenal berjalan menuju pasangan ini. 
Dia berpaling kepada Henry dan berkata: "Hei, lihat ini" lalu berteriak: "Hei bajingan" dan ketika orang itu menoleh dia menembak orang itu sampai mati. 
Ini tidak menjadi yang terakhir kalinya dia membunuh secara sepontan. Di sebuah bar milik mafia Jimmy Burke,adu mulut pecah antara DeSimone dan pelayan bar muda bernama Michael "Spider" Gianco ketika tagihan minuman salah. 
DeSimone mengeluarkan pistolnya dan menuntut agar si penjaga bar menari untuknya. Ketika Dia menolak, DeSimone menembaknya di kaki.
Seminggu kemudian di bar yang sama DeSimone mulai mengejek Spider karena kakinya terluka dan dia menjawab dengan mengatakan: “Why don't you go fuck yourself Tommy?” Yang membuat orang terbahak. DeSimone segera mengeluarkan pistolnya dan menembak Spider tiga kali di dada, membunuhnya. 
Setelah keterlibatannya dalam Heist Lufthansa yang terkenal, Tommy DeSimone menjadi pembunuh bayaran untuk teman dan dalang dari pencurian, Jimmy Burke.Mereka bekerja untuk melenyapkan informan dan meningkatkan hasil curian. 
Salah satu korban pembunuhan adalah teman yang sangat dekat dengan Tommy bernama Stacks Edwards, seseorang yang pada awalnya enggan untuk dia bunuh. Dia diberitahu oleh Burke bahwa dia mungkin menjadi "buatan" anggota mafia jika dia membocorkan pembunuhan , jadi dia setuju. 
Mengunjungi tempat persembunyian Stacks Edwards 'dia menembaknya enam kali di dada dengan pistol berperedam. 
Pada akhirnya, temperamen Tommylah yang menyebabkan kematiannya. Dalam kemarahan buta dia telah membunuh dua teman dekat dari keluarga Gambino yaitu bos John Gotti, William "Billy Batts" DeVino dan Foxy Jerothe. 
Pembalasan terhadap pembunuhan ini Gotti beranggapan harus membunuh DeSimone dengan tangannya sendiri. 
Henry Hill kemudian mengatakan di acara Howard Stern bahwa pembunuhan itu "Butuh waktu lama" karena Gotti ingin DeSimone menderita. Ketika dia meninggal, dia berusia 28 tahun. Dan mayatnya tidak pernah ditemukan. 

5. Salvatore Testa
Salvatore Testa adalah mafia Philadelphia yang menjabat sebagaipembunuh bayaran bagi keluarga kejahatan Scarfo dari 1981 sampai kematiannya pada tahun 1984. Ayahnya, seorang kriminal yang sangat sukses, dibunuh oleh bom paku pada tahun 1981 meninggalkan Testa dengan kontrol dari bisnisnya baik yang legal maupun yang tidak
Hal ini membuat Testa sangat kaya ketika dia berusia 25-tahun. 
Testa adalah individu yang sangat agresif dan dia membunuh 15 orang secara pribadi selama tahun-tahun aktifnya. 
Salah satu korban dari sekian banyak korban adalah orang yang merekayasa pembunuhan ayahnya; mafia sekaligus bodyguard Rocco Marinucci. Mayat Marinucci ditemukan tepat satu tahun setelah pembunuhan ayah Testa . 
Mayat itu dipenuhi luka tembak dan 3 bom cherry yang tidak meledak disumpalkan di dalam mulutnya. 
Testa berkata : ". Saya berharap bajingan itu masih hidup sehingga saya bisa membunuhnya lagi" 
Testa juga selamat dalam upaya pembunuhan.Pertama kali, Testa sedang duduk di luar sebuah restoran di sebuah pasar Italia, ketika sebuah Sedan Ford melambat dan dengan sliding shot gun mulai muncul keluar jendela mobil . 
Testa terkena banyak tembakan beruntun, mengenai perut dan hampir membuat lengan kirinya putus. Dia akhirnya pulih dan para pelaku terpaksa pergi bersembunyi setelah Testa mengetahui siapa mereka. 
Testa bertemu kematiannya setelah dijebak dalam sergapan oleh teman-teman mantan mafia. Dia ditembak di belakang kepalanya dari jarak dekat. Motif pembunuhannya adalah ketakutan yang meningkat dari bos keluarga mafia Scarfo, yang beranggapan Testa sedang berebcana untuk melawannya. 

4. Salvatore “Sammy the Bull” Gravano
Sammy the Bull adalah underboss asosiasi dan akhirnya keluarga mafia Gambino.Dia mungkin paling dikenal karena menjadi seorang informan terhadap mantan bos John Gotti. 
Kesaksiannya membuat Gotti di penjara selama sisa hidupnya. Gravano juga telah melakukan pembunuhan banyak dan kontrak pembunuhan selama karir kriminalnya. 
Dia dijuluki "The Bull" karena ukuran tubuhnya dan keterkenalannya, dan kebiasaannya untuk menantang tinju mafia lainnya. 
Dia mulai aktivitas mafia di akhir tahun 1960 untuk keluarga mafia Colombo. Dia berpartisipasi dalam perampokan bersenjata dan kejahatan kecil lainnya, meskipun dia cepat berkembang ke bidang yang menguntungkan sebagai debt collector.
Gravano melakukan pembunuhan pertamanya pada tahun 1970. Rekan rekan Joe Colluci telah berselingkuh dengan teman Gravano, istri Tommy Spero dan telah merencanakan untuk membunuh Spero. Gravano menembak Colluci di kepala dari jarak dekat di sebuah bar milik mafia. Pembunuhan itu membuat Gravano mendapat respek di antara tokoh-tokoh dunia mafia yang kuat. 
Pada awal 1970-an Gravano bergabung ke keluarga mafia Gambino. Dia ditangkap atas dugaan pembunuhan namun dia segera dilepas. 
Saat itu dia mulai kesenangan perampokan berjalan lama berlangsung satu setengah tahun yang mengakibatkan dia menjadi eksekutor dalam keluarga Gambino. 
Dia menerima kontrak pembunuhan pertamanya pada tahun 1980. Seorang pria bernama John Simone telah menjadi bagian dari konspirasi untuk kejahatan pembunuhan Philadelphia bos Angelo Bruno, tanpa persetujuan dari komisi mafia dan diputuskan dijatuhi hukuman mati. Gravano menculik Simone dengan bantuan 2 teman dan mengantarnya ke daerah hutan di mana dia menembaknya di kepala dan membuang tubuhnya. 
Gravano melakukan pembunuhan ketiga pada awal tahun 1980 setelah raja bisnis kaya menghinanya. Dia disergap di jalan oleh teman-teman Gravano dan ditembak di bagian kepala satu kali juga di bola matanya sekali. Gravano meludahi orang itu saat dia meninggal di lantai. 
Gravano kemudian menjadi underboss keluarga kejahatan Gambino di bawah John Gotti, dan pembunuh bayaran favorit Gotti dalam periode itu.
Setelah melakukan berbagai kejahatan, dia menawarkan bukti melawan Gotti sebagai imbalan atas pengurangan masa tahanan. 
Dia mengaku melakukan 19 pembunuhan namun dia hanya menerima hukuman 5 tahun. Setelah dibebaskan dia bersembunyi dari mafia, meskipun dia kemudian terlibat dengan kejahatan terorganisir di Arizona, dan sekarang di penjara. 

3. Giuseppe Greco
Giuseppe Greco adalah seorang mafia Italia yang bekerja sebagai pembunuh bayaran di Palermo, Italia selama 1970-an. Tidak seperti pembunuh bayaran lainnya, Giuseppe Greco saat menjadi buronan untuk sebagian besar karir kriminalnya. 
Dia jarang bekerja sendiri, tapi menggunakan "pasukan maut" dari gangster yang memegang AK-47 yang secara rutin akan menyergap korban dan memberondongkan korban dengan peluru.
Dia dinyatakan bersalah saat menjalankan 58 pembunuhan, meskipun total keseluruhan diperkirakan lebih dari 80. 
Pada satu kesempatan penting, dia menyiksa dan membunuh seorang remaja yang ayahnya juga tewas. Dikabarkan bahwa ia melarutkan mayat mereka dalam larutan asam. 
Pada 1979 Giuseppe Greco adalah anggota tingkat tinggi dan dihormati Komisi Mafia.
Dia melakukan sebagian besar pembunuhan antara tahun 1980-83, selama Perang Mafia II. 
Tubuh korbannya biasanya dibawa ke "ruang kematian" - sebuah gubuk tempat tokoh-tokoh Mafia untuk menyiksa, membunuh dan melarutkan mayat korban dalam asam.
Pada tahun 1982, Palermo bos Rosaria Riccobono diundang ke sebuah barbekyu di rumah Greco . 
Setelah Riccobono dan rekan-rekannya yang paling kuat tiba, mereka dibunuh oleh Greco beserta Pasukan Kmatiannya setelah diperintahkan oleh bos Salvatore Riina, yang pernah diintimidasi oleh kekuatan dan kekayaan Riccobono. Mayatnya tidak pernah ditemukan dan mayat -mayat itu dikabarkan menjadi makanan babi yang kelaparan. 
Greco dibunuh di rumahnya pada tahun 1985, oleh dua mantan anggota pasukan kematian miliknya, Ironisnya Salvatore Riina yang memerintahkan pembunuhan itu, yang percaya Greco menjadi terlalu ambisius dan terlalu independen berpikiran untuk tetap hidup Dia meninggal di usia 33-tahun

2. Abraham “Kid Twist” Reles
Abe Reles sejauh ini adalah pembunuh bayaran yang paling terkenal terlibat dengan Murder Inc, sebuah kelompok rahasia pembunuh kontrak yang bekerja untuk Mafia antara 1920-1950an. Dia kebanyakan aktif sebagai mafia selama tahun 1930-an, ketika dia membunuh untuk berbagai keluarga mafia New York. 
Senjata pilihannya adalah pemecah es, yang dia sangat ahli menggunakannya untuk menusuk kepala korban sampai otak. Reles rentan terhadap temperamennya tang membabi butaa, dan sering membunuh secara spontan.
Pada satu kesempatan penting dia membunuh petugas parkir karena gagal membawa mobilnya cukup cepat. Lain waktu, dia mengundang seorang teman untuk makan malam di rumah ibunya. Setelah makan selesai, dia menusuk pria itu dengan pemecah es dan membuang mayatnya dengan bantuan teman. 
Sebagai seorang remaja, Reles terlibat dalam boot-legging selama era larangan, dan segera menjadi terkenal di dunia kejahatan terorganisir. 
Dia kemudian lulus ke bisnis rentenir dan keberhasilannya diimplementasikan ke dia di daftar pembunuhan teman dan mantan mafia, Meyer Shapiro. 
Reles dan beberapa teman gangster kemudian disergap oleh anak buah Shapiro, meskipun tidak ada yang tewas dalam percobaan pembunuhan itu. Meyer Shapiro melanjutkan untuk menculik pacar Reles 'dan memperkosanya di sebuah ladang jagung. 
Reles kemudian melakukan misi balas dendam, untuk membunuh Meyer Shapiro dan kedua saudaranya dan juga mengambil alih operasi haramnya. 
Setelah gagal dalam beberapa usaha pembunuhan, Reles masuk ke rumah Irving Shapiro (keluarga meyer Shapiro)dan menyeretnya keluar di jalan untuk mempermalukan dia, sebelum menembak dia sampai mati.
2 bulan kemudian, Reles menemukan Meyer Shapiro dan menembaknya di wajah dari jarak dekat. 3 tahun berlalu, sebelum Reles akhirnya menemukan saudara Shapiro ketiga dan terakhir. William Shapiro diculik oleh Reles dan anak buahnya, sebelum dipukuli dan kemudian dikubur hidup-hidup. 
Pada tahun 1940, Reles menghadapi tuduhan pada sejumlah pembunuhan dan kemungkinan besar akan dieksekusi jika terbukti bersalah. 
Untuk menyelamatkan dirinya, dia mengkhianati teman mantan dan anggota Murder Inc, 6 diantaranya kemudian dieksekusi. 
Dia segera dijadwalkan untuk bersaksi melawan bos mafia kuat Albert Anastasia, dan berada di bawah penjaga konstan dalam sebuah kamar hotel pada malam sebelum sidang.
Keesokan paginya dia ditemukan tewas di trotoar luar. Tidak diketahui apakah dia dilemparkan atau didorong keluar jendela, atau dia tengah mencoba melarikan diri. 

1. Richard “Ice Man” Kuklinski 
Mungkin pembunuh bayaran yang paling terkenal dalam sejarah, “Ice Man” Kuklinski diperkirakan telah membunuh lebih dari 200 orang (tidak pernah perempuan, atau anak-anak) dengan tangannya sendiri. 
Dia beroprasi di New York dan New Jersey tahun 1950-88 dan bekerja sebagai pembunuh bayaran bagi keluarga mafia DeCavalcante, serta berbagai KEluarga mafia lain yang menonjol. 
Kuklinski melakukan pembunuhan pertamanya di usia 14, mengalahkan pengganggunya sampai mati dengan sepotong kayu.Untuk menghindari identifikasi tubuh, Kuklinski memotong ujung jari anak itu dan menanggalkan giginya sebelum membuang sisa mayatnya di jembatan Selatan Jersey 
Saat masa remajanya dan awal dua puluhan, Kuklinski menjadi pembunuh berantai terkenal di Manhattan, brutal membunuh orang gelandangan untuk menebar ketakutan.
Sebagian besar korban ditembak atau ditikam, dan kemudian pergi untuk menjatuhkan yang mereka meninggal. 
Dia juga mulai bisnis, dan akan mengalahkan siapa saja yang menentang dia. Reputasinya untuk kebrutalan segera menarik perhatian banyak keluarga mafia , yang berusaha memanfaatkan bakatnya untuk kekerasan dengan membuatnya menjadi penegak hukum di jajaran mafioso. 
Dia menjadi rekan dari keluarga kejahatan Gambino, melakukan perampokan dan juga membajak video porno. Suatu hari, seorang anggota dihormati dari keluarga Gambino bernama Roy DeMeo membawa Kuklinski dalam mobilnya dan mereka parkir di jalanan kota. 
DeMeo kemudian dipilih target acak, seorang pria berjalan dengan anjingnya. Dia kemudian memerintahkan Kuklinski untuk membunuhnya. Kuklinski cepat keluar, berjalan ke arah pria itu dan menembaknya di bagian belakang kepala saat dia lewat. 
Ini adalah awal dari karir Kuklinski sebagai pembunuh bayaran. 
Selama 30 tahun berikutnya Kuklinski bekerja dengan sukses sebagai pembunuh bayaran. Julukannya "Iceman" berasal dari metodenya dalam pembekuan korbannya untuk menyamarkan saat kematian dari pihak berwenang. 
Kuklinski juga terkenal karena metode eksekusinya, yang paling tidak biasa penggunaan panah ditancapkan di dahi korban, meskipun dia lebih sering menggunakan sianida sebagai racun. 
Ketika pemerintah akhirnya mengidentifikasi Kuklinski sebagai pembunuh bayaran terkenal, mereka menemukan bahwa bukti yang ada sudah cukup untuk menetapkan Kuklinski sebagai pembunuh.
Keputusannya dilakukan sting operation, sebuah agen rahasia berpura-pura menyewa Kuklinski untuk membunuh, dan merekam Kuklinski berbicara mendalam tentang bagaimana dia akan melaksanakannya. Setelah itu, dia segera ditangkap dan didakwa saat mencoba untuk mendapatkan sianida untuk pembunuhan yang direncanakan. Dia menerima 5 hukuman seumur hidup karena pembunuhan berturut-turut setelah mengakui banyak pembunuhan. Dia meninggal di penjara karena sakit ketika dia 70 tahun. 

edited from various sources
More about10 Pembunuh Paling Sadis dari Kalangan Keluarga Mafia

Bibir Istri Dipotong Suami Setelah Merengek Minta Cerai

Posted by Unknown

Bibir Istri Dipotong Suami Setelah Merengek Minta Cerai 

JAKARTA - Seorang profesor Swedia yang cukup dihormati memotong dan memakan bibir istrinyasetelah memintanya untuk menceraikannya. 

Ia ditangkap oleh polisi, sesaat setelah memotong bibir istrinyanya tersebut di rumah mereka yang berada di Stocholm, Swedia. "Saya tidak ingin membunuhnya. Saya hanyaingin dia menderita selama sisa hidupnyauntuk apa yang telah ia lakukan," ujarnya seperti dikutip dari Dailymail, Rabu (27/6/2012).

Jaksa Penuntut Umum (JPU), yang menangani kasusnya mengatakan, Profesor itu merupakan seorang warga keturunan Iran,yang sudah lama tinggal di Swedia.

Profesor yang namanya dirahasiakan tersebut, lanjut JPU, menjadi sangat marah, ketika istrinya berulangkali memintanya untuk menceraikannya. Ia menduga istrinya tersebut telah memiliki Pria Idaman Lain (PIL).

Pada satu kesempatan ia sangat marah, lalu menghampiri istrinya untuk menghukumnya. "Pertama, saya mengambil pisau, tapi tidakcukup tajam. Lalu saya mengeluarkan pisau bedah yang biasa digunakan dalam operasi," katanya.

"Saya mencubit bibirnya dan memotong sebagiannya lalu memakannya," katanya.

Dengan memotong bibir istrinya, ia berharap, istrinya tersebut tidak akan bisa mencium seseorang lagi, namun ia khawatir dokter mungkin dapat kembali memasangnya kembali, oleh karenanya ia memakannya.

"Saya mendapat ide spontan. Saya pikir, saya akan membuangnya," tuturnya.

Sebelumnya, polisi berencana akan mengenakannya pasal percobaan pembunuhan, karena kebrutalan serangan itu. Namun pengadilan menurunkannya hingga sangkaanpenyerangan. Persidangannya akan dimulai pada 3 Juli 2012 mendatang.

sumber
More aboutBibir Istri Dipotong Suami Setelah Merengek Minta Cerai